
Taukah Anda? Ternyata ada 83 gunung berapi yg aktif di Tanah Air kita ini. Wow...banyak sekali ya...diantaranya ada yg berstatus waspada, siaga, dan awas. Berikut daftar nama - nama gunung berapi yg aktif dibawah ini.
- Peuet Sague
- Bur Ni Telong
- Sorikmarapi
- Tandikat
- Marapi
- Talang
- Kerinci
- Sumbing
- Kaba
- Dempo
- Gunung Besar
- Suoh
- Krakatau
- Kiaraberes-Gagak
- Gunung Salak
- Gede
- Papandayan
- Galunggung
- Ciremai
- Bromo
- Gamalama
- Argopuro
- Leuser
- Gunung Lurus
- Mahameru
- Merbabu
- Raung
- Semeru
- Sibayak
- Welirang
- Talang
- Singgalang
- Sago
- Talamau
- Tandikat
- Pantai Cermin
- Guntur
- Slamet
- Tangkuban Perahu
- Merapi
- Dieng
- Makian
- Kelud
- Arjuno
- Tengger
- Lamongan
- Batur
- Gunung Tambora
- Rinjani
- Gunung Agung
- Kawah Ijen
- Raung
- Semeru
- Sangeang Api
- Paluweh
- Lereboleng
- Lewotolo
- Sundoro
- Iya
- Ebulobo
- Ine Like
- Rakanah
- Una-Una
- Bandi Api
- Serua
- Nila
- Teon
- Sirung
- Iliweng
- Lewotobi
- Egon
- Kelimutu
- Tongkoko
- Mahawu
- Lokon
- Soputan
- Awu
- Banua Wuhu
- Api Siau
- Ruang
- Dukono
- Ibu
- Gamkonora
Dan inilah Peta sebaran gunung api di Indonesia sebagai berikut :

Ya, itulah dia. Nama - nama 83 gunung berapi yg aktif di Tanah Air kita ini. Dari Sabang sampai merauke. Dan taukah Anda? Bahwa jenis gunung berapi berdasarkan bentuknya ada 4 macam, yakni :
1. Stratovolcano
Tersusun dari batuan hasil letusan dengan tipe letusan berubah-ubah sehingga dapat menghasilkan susunan yang berlapis-lapis dari beberapa jenis batuan, sehingga membentuk suatu kerucut besar (raksasa), kadang-kadang bentuknya tidak beraturan, karena letusan terjadi sudah beberapa ratus kali. Gunung Merapi merupakan jenis ini.
2. Perisai
Tersusun dari batuan aliran lava yang pada saat diendapkan masih cair, sehingga tidak sempat membentuk suatu kerucut yang tinggi (curam), bentuknya akan berlereng landai, dan susunannya terdiri dari batuan yang bersifat basaltik. Contoh bentuk gunung berapi ini terdapat di kepulauan Hawai.
3. Cinder Cone
Merupakan gunung berapi yang abu dan pecahan kecil batuan vulkanik menyebar di sekeliling gunung. Sebagian besar gunung jenis ini membentuk mangkuk di puncaknya. Jarang yang tingginya di atas 500 meter dari tanah di sekitarnya.
4. Kaldera
Gunung berapi jenis ini terbentuk dari ledakan yang sangat kuat yang melempar ujung atas gunung sehingga membentuk cekungan. Gunung Bromo merupakan jenis ini.
Namun dari kesekian 83 gunung berapi tersebut, dari informasi yg saya dapatkan. 68 dari 83 yg dipantau oleh Pusat Mitigasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), ada 21 gunung api dalam kondisi aktif yang status keamanannya tidak normal, 18 gunung berstatus waspada, 2 gunung berstatus siaga, dan satu gunung berstatus awas.
Menurut kutipan dari detikcom, Kepala Sub Bidang Pengamatan Gunung Berapi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Agus Budianto, Jumat (29/10), menyebutkan nama-nama Gunung yang berstatus waspada, antara lain :
1) Gunung Sinabung (Karo, Sumut). 2) Gunung Talang (Solok, Sumbar). 3) Gunung Kaba (Bengkulu). 4) Gunung Kerinci (Jambi). 5) Gunung Anak Krakatau (Lampung). 6) Gunung Papandayan (Garut, Jabar). 7) Gunung Slamet (Jateng). 8) Gunung Bromo (Jatim). 9) Gunung Semeru (Lumajang, Jatim). 10). Gunung Batur (Bali). 11) Gunung Rinjani (Lombok, NTB). 12) Gunung Sangeang Api (Bima, NTB). 13) Gunung Rokatenda (Flores, NTT). 14) Gunung Egon (Sikka, NTT). 15) Gunung Soputan (Minahasa Selatan, Sulut). 16) Gunung Lokon (Tomohon, Sulut). 17) Gunung Gamalama (Ternate, Maluku Utara). 18) Gunung Dukono (Halmahera Utara, Maluku Utara).
Sedangkan gunung yang berstatus siaga yaitu Gunung Karangetang di Sulawesi Utara dan Gunung Ibu di Halmahera Barat, Maluku Utara. Satu gunung berstatus awas tetap dipegang oleh Gunung Merapi di Sleman, Yogyakarta beberapa waktu yg lalu ini.
Tipe Gunung ada 3 macam, yakni :
1. Gunung tipe A
Adalah gunung yang pernah bererupsi sekurangnya satu kali sesudah tahun 1600.
2. Gunung tipe B
Adalah gunung yang sesudah tahun 1600 tidak lagi mengalami erupsi.
3. Gunung tipe C
Adalah gunung berapi yang erupsinya tidak diketahui dalam sejarah manusia, atau tidak ada catatan letusannya.
Tidak ada komentar:
Poskan Komentar